Young Indonesian Leader adalah sebuah organisasi yang beranggotakan
Ai Siti Barokah, Asep Sumarna, Astrid stella Timisela, Dwi Nurdian dan Koirul
Rahman. Terbentuknya organisasi YIL berawal dari student project yang
dilaksanakan di sekolah SMA Sampoerna Academy Bogor Campus, didalam project inilah
YIL pertama kali di bentuk pada tahun 2012 dengan bimbing Mr. Ahmad Nurdin.
Kinerja organisasi Young
Indonesian Leader sangat tergantung pada kinerja individu yang ada di
dalamnya. Para anggotalah yang menentukan keberhasilannya. Sehingga berbagai
upaya meningkatkan produktivitas didalam YIL organisasi harus dimulai dari
perbaikan produktivitas anggota. Oleh karena itu, pemahaman tentang perilaku
organisasi menjadi sangat penting dalam rangka meningkatkan kinerja YIL
organisasi. Anggota dari YIL sebagai individu ketika memasuki organisasi akan
membawa kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan-pengharapan, kebutuhan dan
pengalaman masa lalunya sebagai karakteristik individualnya sehingga dari organisasi
inilah YIL membentuk program program kerjanya.
Young Indonesian Leader
fokus untuk menciptakan, dan membimbing suatu organisasi sehingga dapat
menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan muda yang berada di seluruh
Indonesia. organisasi YIL berharap dapat memenuhi standar-standar sekarang yang
sudah ditetapkan serta dapat meningkat sepanjang waktu. Masalahnya adalah cara
menyelaraskan sasaran-sasaran individu dan kelompok dengan sasaran pada
organisasi organisasi muda lainnya. Dan jika memungkinkan, sasaran dari YIL organisasi
menjadi sasaran individu dan kelompok. Untuk itu diperlukan pemahaman bagaimana
orang-orang dalam organisasi itu bekerja serta kondisi-kondisi yang
memungkinkan mereka dapat memberikan kontribusinya yang tinggi terhadap
organisasi yang dijalankan untuk menumbuhkan adanya hubungan positif antara
kinerja yang baik dengan imbalan yang mereka terima, terutama imbalan yang
bernilai bagi dirinya dan organisasinya.
